Rabu, 23 September 2015

Perbedaan yang menyatuhkan

Cerita singkat idul adha
Idul Adha (di Republik Indonesia,Hari Raya Haji, bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.
Pada hari raya ini, umat Islamberkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakanIdul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepadaNabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.
Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrikdiharamkan puasa bagi umat Islam.
Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkanIblis dan harus dilempari batu oleh umatMuslim yang sedang naik Haji.
Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim. Terkadang Idul Adha disebut pula sebagai Idul Qurban atau Lebaran Haji.


 Akadem Farmasi Theresiana
Dalam menyabut hari raya Idul Adha akfar theresiana ikut menyembelih dan menyalurkan daging kurban, pada hari Jumat, 25 september 2015 Direktur Akfar Theresiana Margaretha Retno menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran yang ingin diajarkan kepada seluruh mahasiswa, tentang rasa kepedulian kepada sesama serta toleransi beragama.
"Kita hidup dalam sebuah masyarakat yang majemuk, dengan berbagai perbedaan suku, ras atau pun keyakinan. Kita ingin tanamkan dan ajarkan tentang pentingnya solidaritas beragama kepada mahasiswa sehingga berbagai perbedaan tersebut tidak menjadi penghalang dalam mewujudkan kehidupan yang damai sejahtera
 mahasiswa ikut berdonasi menyumbang untuk membeli daging kurban. Baik mahasiswa muslim maupun nonmuslim.
Ketua Panitia kurban Siska Setyorini menyatakan kambing yang dipotong sebagai hewan kurban jumlahnya hanya relatif sedikit, namun dirinya berharap kegiatan yang mereka lakukan tidak dilihat dari jumlah namun dari hati yang tulus dan niat untuk berbagi kepada saudara/i kita terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Pada proses memotong dan menimbang sebagian mahasiswa Sabina Vania misalnya yang ikut membagi, menimbang dan membungkus daging dalam kantong-kantong plastik.
Tahun ini adalah tahun kedua kami ikut berkurban dalam perayaan Idul Adha di kampus. Rasanya tentu senang dan gembira, bisa ikut membantu sesama dengan membagi kurban


"Perbedaan tidak memisahkan kita tetapi perbedaan itu menyatuhkan kita.-"Akfar_theresiana"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar